Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Yuk Kenali Bagaimana Trading Forex Menurut Islam!

 Pertanyaan "Exchanging forex halal atau haram?" adalah pertanyaan yang tidak pernah usai dipermasalahkan oleh warga. Saat sebelum Anda masuk ke pembicaraan itu lebih jauh, seharusnya baca bukti-bukti berikut ini! Bagaimana exchanging forex menurut islam? Yok baca! 

Pemahaman Trading Forex 

Saat sebelum menerangkan bagaimana exchanging forex menurut islam, lebih dulu kita harus memahami pemahaman exchanging forex itu sendiri. Forex ialah ringkasan dari Foreign trade. Pada intinya, forex ialah valuta asing. 

Valuta asing (valas) ialah transisi nilai mata uang satu negara dengan negara lain. Dalam exchanging forex, seorang dealer menggantikan mata uang satu negara dengan mata uang negara lain. Beda dari transisi nilai mata uang tersebut yang disebut keuntungan untuk dealer. 

Exchanging Forex Menurut Islam 

Pada intinya, exchanging forex dalam islam dibolehkan karena sudah diterangkan oleh fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), persisnya dalam Fatwa Dewan Syari'ah Nasional Nomor 28/DSN-MUI/III/2002 mengenai jual-beli mata uang atau Al-Sharf. Jadi bisa diambil kesimpulan jika exchanging forex: 

Tidak haram karena bukan memperdagangkan barang haram/najis. 

Tidak haram karena memperdagangkan nilai mata uang. 

Bukan pertaruhan atau judi. 

Bukan riba. 

Tidak haram karena dipakai untuk investasi atau berjaga-jaga. 

Exchanging Forex Bukan Judi 

Asumsi exchanging forex sebagai judi memang telah banyak tumbuh subur di kelompok warga. Di web atau sosial media kita dapat secara mudah mendapati beberapa artikel atau posting yang menjelaskan jika exchanging forex ialah judi. 

Perlu Anda kenali, ini ialah doctrine dan asumsi yang tidak betul. Judi dan exchanging ialah dua aktivitas yang berbeda. Exchanging bukan hanya memercayakan tebak-tebakan atau pertaruhan semata-mata, tetapi memercayakan analitis dan penghitungan secara matang. 

Bila seorang dealer mempunyai pengetahuan dan lakukan analitis, karena itu dia akan mempunyai potensi terus memperoleh keuntungan. Exchanging forex bisa disebutkan judi jika seorang dealer cuman memercayakan tebak-tebakan saja tanpa pengetahuan dan analitis yang baik. 

Disamping itu, exchanging forex ditata oleh UU No 10 Tahun 2011 yang awalnya sebagai UU No 32 Tahun 1997 Mengenai Perdagangan Berjangka Komoditi. Dalam individualized organization lain, exchanging itu legitimate dan mempunyai dasar hukum. Kebalikannya dengan permainan judi yang dilarang oleh undang-undang. 

Exchanging Forex Bukan Riba 

Dalam buku Masail Fiqhiyah yang dicatat oleh pakar fiqih namanya Prof. Drs. Masjfuk Zuhdi, mengatakan jika perdagangan valas dibolehkan dalam hukum Islam. Exchanging forex dipandang halal karena produk yang diperjualbelikan mempunyai nilai yang terang, yakni mata uang asing. 

Exchanging Forex bukan riba, tetapi murni memperdagangkan nilai mata uang sesuai nilainya. Dan, riba ialah transaksi bisnis pinjamkan uang dan harus memberi nilai lebih dari jumlah yang dipinjam, atau dalam individualized structure lain harus memberi bunga. 

Nach, itu beberapa ulasan berkenaan exchanging forex menurut Islam yang tentu saja bisa melempengkan stereotip mengenai exchanging forex yang kemungkinan sudah menebar di kelompok warga.

Posting Komentar untuk "Yuk Kenali Bagaimana Trading Forex Menurut Islam! "